
Mankopas. Kepala Kantor Kemenag Kota Pasuruan, Bapak Muhammad Muhlisin Mufa, M.Pd.I mengadakan pembinaan guru dan karyawan di Mankopas bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional (Jum’at, 25-11-2022).
Diawali dengan ta’aruf serta sharing pengalaman tour of duty mulai dari jadi guru TPQ PT Semen Gresik, Pustakawan lalu guru MTsN 1 Tuban, Guru MTsN Prigen Pasuruan, Guru MAN 1 Tuban, Kasi Pendma, Kasubag TU Bojonegoro dan sekarang Kepala Kantor Kemenag Kota Pasuruan.
Semua harus disyukuri, setiap orang yang profesional berhak mendapat penghargaan semacam itu.
Ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam pembinaan, antara lain: – Audit kinerja, siapa saja yang menerima uang dari negara harus siap diaudit Irjen dengan membawa bukti catatan kinerja dan bukti fisik yang ada.
Kedua, 7 program Gus Mentri, menekankan point 1 yaitu moderasi beragama, semua ASN harus faham moderasi beragama sehingga ketika masyarakat bertanya tentang moderasi beragama maka akan mampu menjelaskan dan memahamkan.
Larangan berafiliasi dan mendukung ormas terlarang seperti PKI, Jama’ah Islamiyah (JI), Gafatar, HTI, JAD (Jama’ah Ansharud Daulah) dan FPI. Hal tersebut sesuai edaran Sekjen Kemenag RI No.8 Tahun 2021
Ketiga, regulasi, apapun kita harus ikuti regulasi.
Keempat, Komunikasi, banyak aturan yang kita laksanakan.
Kelima Sinergi, Pemkot Pasuruan akan menjadi tuan rumah MTQ Ke-30 karena itu Pemkot mempersiapkan perhelatan MTQ dengan operasi wajah. Mengutip pesan Gus Ipul “Lembaga pemerintahan harus bersih, bersih dimulai dari belakang, bersih bagian depan belum tentu bagian belakang bersih”. Jadikan kebersihan bagian dari kehidupan kita, ujar pria asal Pati Jawa Tengah.
Beliau merasa bangga karena Mankopas memiliki lima guru yang menjadi instruktur nasional.
Beliau mengakhiri pembinaannya dengan mengajak semua agar menjadi agen perubahan menuju perubahan yang positif dan sesuai regulasi._sm.

Beri Komentar