
Mankopas. Kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Sekolah (BRUS) dilaksanakan oleh Kantor Kemenag Kota Pasuruan 21/8/2024 , melalui APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) dalam upaya menjadikan anak-anak yang berkualitas dan unggul. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kasubag.TU KanKemenag H. Moh. Isnaini Yulad, S.Ag, M.Pd.I yang juga membuka kegiatan secara resmi, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Drs.Mashadi, M.Pd.I, Kepala pendidikan Madrasah H. Asyari M.Pd.I, Kepala MAN Kota Pasuruan Dr. Achmad Bariq Marzuqi, M.Pd, Penyuluh Agama Moh Arif Arwani, S.Hi, Kepala KUA sekota Pasuruan, dan Dinas Kesehatan sebagai pemateri inti.
Menurut Bagoes Amantubillah, ST,SH., kegiatan bertempat di ruang Aula MAN Kota Pasuruan. Kegiatan BRUS diikuti 30 peserta didik yang berasal dari MA Negeri dan swasta se-Kota Pasuruan, MANKOPAS, MA Al-Masyhur, MA Al-Furqon, MA IT dan MA Tarbiyatus Salafiyah. Adapaun materi yang disampaikan pada kegiatan ini antara lain Pencegahan perkawinan Anak oleh ketua PokJalu Bpk.Arif Arwani, SH dan Perkawinan Anak dalam Perspektif Kesehatan dari Dinas Kesehatan.
Program BRUS ini diadakan sebagai upaya mengatasi tingginya pernikahan dini yang seringkali terjadi karena kehamilan diluar nikah.
Dalam sambutannya, H. Moh Isnaini Yulad mengingatkan peserta agar tidak terjun ke dalam pergaulan bebas. Beliau menjelaskan bahwa pernikahan dini dapat menimbulkan berbagai kesulitan, seperti kurangnya kematangan emosi, rendahnya perekonomian, dan ketidaksiapan dalam mendidik anak.
H. Moh Isnaini Yulad juga menyampaikan bahwa pernikahan dini memiliki dampak negatif, seperti kelahiran di bawah usia yang tepat, keturunan dengan stunting atau kurang gizi kronis, dan gangguan pertumbuhan anak. Selain itu, pernikahan dini juga dapat menyebabkan putus sekolah. Oleh karena itu, Kemenag berharap dapat membimbing seluruh siswa dalam menghadapi pernikahan dan memberikan pemahaman yang baik tentang pentingnya pendidikan, kesiapan ekonomi, dan kematangan emosional sebelum memutuskan untuk menikah.
Melalui kegiatan BRUS, diharapkan para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menghindari pernikahan dini dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilan yang dibutuhkan untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki kehidupan pernikahan._bga


Beri Komentar