Info Sekolah
Jumat, 12 Jun 2026
  • RZI_Rintisan Zona Integritas | Mankopas Penyelenggara Madrasah SKS, Keterampilan, Riset Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia |

MANKOPAS: TRADITIONAL CLOTHES, CHEER UP HARDIKNAS 2022

Diterbitkan : - Kategori : Humas

 


Mankopas. Traditional clothing, enlivening the 2022 National Education Day flag ceremony held in the front yard of Mankopas involving teachers, employees and students while maintaining health protocols, Friday, May 13, 2022. Various traditional clothes from various regions in Indonesia are worn by the participants of the ceremony, traditional Javanese, Sundanese, Sumatran, Kalimantan, Sulawesi and so on. Dressed in traditional South Sumatran clothing, the Head of Mankopas, Achmad Barik Marzuq, acted as the ceremonial instructor. The theme for this year’s National Education Day is “Leading Recovery, Moving for Free Learning”. In his opening remarks, he advised students to have the spirit of developing insights, perspectives, and patterns of thinking. Learning not only on subjects, with traditional clothes, we learn how to tolerate. After the pandemic, even though it’s not over, keep the spirit, increase learning motivation and learn to respect elders. “Students still have a long way to go, they must have serious learning intentions and have high aspirations and in the end they can continue to college,” said Kera Nalam._sm.

MANKOPAS: PAKAIAN ADAT, SEMARAKKAN HARDIKNAS 2022

Mankopas. Pakaian adat, semarakkan upacara bendera Hari Pendidikan Nasional 2022 yang dilaksanakan di halaman depan Mankopas melibatkan guru, karyawan dan siswa dengan tetap menjaga protokol kesehatan, Jumat, 13 Mei 2022.
Beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia dikenakan oleh peserta upacara, pakaian adat Jawa, Sunda, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan sebagainya.
Mengenakan pakaian adat Sumatra Selatan, Kepala Mankopas, Achmad Barik Marzuq, bertindak sebagai pembina upacara. Adapun tema Hardiknas tahun ini ” Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”. Dalam kata sambutannya beliau berpesan agar siswa punya semangat pengembangan wawasan, cara pandang, pola berfikir. Belajar tidak hanya pada mata pelajaran, dengan pakaian adat, kita belajar cara bertoleransi.
Pasca pandemi walaupun belum usai, tetap semangat, motivasi belajar ditingkatkan juga belajar menghormati yang lebih tua.
Perjalanan siswa masih panjang, harus punya niat belajar yang sungguh-sungguh dan bercita-cita yang tinggi dan ending-nya bisa melanjutkan ke perguruan tinggi, ujar Kera Ngalam ini._sm.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar