Info Sekolah
Jumat, 12 Jun 2026
  • RZI_Rintisan Zona Integritas | Mankopas Penyelenggara Madrasah SKS, Keterampilan, Riset Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia |

Pembinaan Etika Berkendara dan Berlalu Lintas oleh Polresta Pasuruan

Diterbitkan : - Kategori : Humas

Selasa, 05 April 2022. – Pembinaan Etika Berkendara dan berlalu lintas telah dilakukan oleh Pihak Polresta Pasuruan di MAN Kota Pasuruan. Saat ini masih banyak pengendara yang belum mengetahui soal di jalanan. Terkadang, para pengendara cenderung mengabaikan etika berkendara ini karena merasa hal ini tidak terlalu berisiko dengan situasi di jalan.

Kerap kali pengendara melakukan pergerakan yang tidak teratur seperti cepat dan melambat dalam waktu singkat. Padahal hal tersebut akan membuat pengemudi lain kesulitan mengantisipasi situasi tersebut dan dapat menyebakan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas. Maka hendaknya berkendara dengan kecepatan stabil Etika berkendara yang kedua adalah menjaga jarak antar kendaraan untuk mengantisipasi kondisi yang mendadak, khususnya menjaga jarak dengan kendaraan komersial atau truk dan bus. Pasalnya, kendaraan tersebut membutuhkan jarak lebih untuk berhenti dan membutuhkan ruang lebih untuk bermanuver.

Saat berkendara di jalan tol, pengendara perlu memperhatikan batas kecepatan yang tertera pada papan rambu lalu lintas Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan pasal 3 ayat 4, disebutkan bahwa batas kecepatan di jalan tol dalam kondisi arus bebas yaitu 60 hingga 100 kilometer per jam dan jalan antar kota hingga 80 kilometer per jam.

Saat kondisi macet, memblokir jalan untuk pengendara lain agar mereka dapat lewat tentunya dapat menghambat kendaraan lain yang ingin mendahului seperti motor. Apalagi kalau pengendara tidak menggunakan lampu sein untuk berpindah jalur, yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.

Dalam berkendara, perlu adanya pengambilan keputusan yang didasari perhitungan risiko keamanan. Selain itu, masalah pribadi jangan sampai mempengaruhi performa berkendara karena hal tersebut bisa membahayakan pengendara lain.

Demikian yang telah disampaikan oleh Pihak Polresta Pasuruan untuk mengantisipasi agar siswa-siswi, khususnya siswa siswi MAN Kota Pasuruan agar lebih ber-etika dalam berkendara.

Disamping itu Pihak Polresta juga memberikan beberapa doorprize bagi siswa yang berhasil menjawab pertanyaan tentang etika berkendara, sehingga memberikan pengalaman tak terduga bagi siswa dan tentunya menggembirakan.  

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar